Kebakaran Kepung Pergudangan Kosambi Permai, 20 Gudang Terbakar

REDAKSI | Doni
REDAKSI | Doni
16 Sep 2026 15:34
2 menit membaca

KEBAKARAN besar melanda kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/9/2026). Kobaran api menghanguskan sedikitnya 20 bangunan gudang dan memicu kepanikan di sekitar lokasi.

Api berkobar hebat dari kawasan pergudangan. Kepulan asap hitam tebal membubung tinggi dan terlihat dari kejauhan.

Situasi tersebut membuat warga di sekitar kawasan pergudangan panik. Sejumlah kendaraan berukuran besar yang berada di sekitar lokasi juga langsung dipindahkan untuk mengantisipasi kobaran api yang berpotensi merambat ke bangunan lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan, proses pemadaman masih berlangsung.

Petugas tidak hanya fokus menjinakkan kobaran api, tetapi juga melakukan pembasahan terhadap bangunan yang berada di sekitar titik kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat dan menghanguskan lebih banyak bangunan.

“Yang sudah terbakar itu sebanyak 20. Tinggal saat ini teman-teman sedang membasahi gudang-gudang yang belum terbakar,” kata Taufik.

Petugas hingga kini juga belum dapat memastikan jenis gudang maupun barang yang tersimpan di dalam bangunan yang terbakar. Kondisi sejumlah bangunan yang telah runtuh membuat identifikasi belum dapat dilakukan.

“Karena pada saat itu kondisi gudang sudah ambruk. Jadi belum ketahuan nih gudang-gudang apa, isinya juga sudah kebakar,” ujarnya.

Untuk menangani kebakaran tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Penanganan juga mendapat dukungan dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta. Serta pengelola Kawasan Pergudangan Kosambi Permai yang turut mengerahkan armada pemadam.

Armada tambahan juga dikerahkan dari sejumlah pos pemadam kebakaran terdekat, yakni Mauk, Pasar Kemis, Sepatan, dan Kosambi.

“Dan sekarang lagi dalam perjalanan armada tambahan dari pos damkar terdekat, dari pos damkar Mauk, Pasar Kemis, Sepatan dan Kosambi,” kata Taufik.

Hingga proses pemadaman berlangsung, belum ada laporan korban meninggal dunia maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.

Petugas masih berjibaku melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi untuk memastikan api benar-benar terkendali serta mencegah munculnya titik api baru.

Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui. BPBD masih memprioritaskan penanganan di lokasi, sedangkan penyebab kejadian akan diketahui melalui proses penyelidikan lebih lanjut.

“Sementara ini kami masih fokus dalam penanganan. Untuk penyebab masih belum ditemukan,” tuturnya.