Pria di Solear ini Sulap Sampah jadi Rupiah, Sehari Raup Rp12 Juta

oleh
Pembudidayaan magot di Cikuya, Solear/Yusuf Naufal

TANGERANG, LENSAMETRO.com- Bisnis Magot menggiurkan dan menguntungkan. Demikian dikatakan Aom Ahmad, pria yang bergelut di bidang Magot ini kepada lensametro.com, Jumat (8/7/2022).

Pendamping Bisnis Magot ini menuturkan, bisnis tersebut sudah mulai marak sejak 2020 di wilayah Kabupaten Tangerang.

” Sudah banyak yang sukses. Bahkan omset per hari sudah yang tembus Rp12 juta. Tinggal dihitung per bulannya,” ungkap Pria ini di tempat Magot di Desa Cikuya, Kecamatan Solear.

Kata Aom, Kabupaten Tanberang yang merupakan daerah industri membuat bisnis Magot makin berkembang. “Magot bisa dijadikan pakan ikan ternak. Juga pupuk sudah ada yang mengunakan Magot. Sedangkan pembiakannya udah,” tukasnya.

Kata Aom, sampah-sampah yang berasal dari pasar bisa digunakan untuk pembiakan Magot,” tukasnya.

Ia mengatakan, awal mula bergelut di Magot Aom mengaku sempat geli. “Akhirnya dijalani dan lumayan hasilnya,” tutur pria kelahiran Bandung, Jawa Barat ini.

Kata Aom, Magot dapat memenuhi protein dan karbohidrat hewan-hewan peternakan. Sehingga banyak peternak lele, burung dan unggas mengunakan Magot.” Kalau dari pakan 1 kilogram Magot membutuhkan 10 kilogram pakan sampai panen,” imbuhnya. (yus/and)

No More Posts Available.

No more pages to load.