Walikota Tangsel Usulkan Kenaikan UMK Maksimal 2 Persen

oleh -478 Dilihat
oleh
Walikota Tangsel Usulkan Kenaikan UMK Maksimal 2 Persen

TANGSEL | Lensametro.com-, Upah Minimum Kota (UMK) Kota Tangerang Selatan diusulkan naik 1,5 hingga 2 persen. Usulan itu sudah diteken dan dikirimkan ke Pj Gubenur Banten Al Muktabar oleh Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

“Sudah saya tandatangani, dan diantar juga ke Provinsi Banten. Kenaikannya sekitar 1,5 sampai dengan 2 persen dari UMK tahun lalu kalau tidak salah,” ujar Benyamin, Selasa (28/11/2023).

Ia menambahkan, usulan yang dikirimkan merupakan jalan tengah dari 2 usulan yang masuk ke dirinya. Meski, Benyamin mengakui, sebelumnya terjadi perdebatan alot dalam penentuan kenaikan UMK Kota Tangsel 2024.

Benyamin menyatakan, angka itu sudah disepakati bersama kedua belah pihak. Benyamin juga belum bisa memberikan kepastian terkait kenaikan angka UMK di tahun 2024.

“Kita pakai (rumus perhitungan) alpanya yang 0,1 tinggal diukur saja, tapi sudah sepakat walaupun memang perdebatannya cukup alot biasa itu, tapi Alhamdulillah akhirnya ketemu titik tengahnya,” terangnya.

Misal, kenaikan UMK Tangsel 2024 diasumsikan sebesar 1,5 persen atau Rp. 68.271.765 dari UMK 2023 yang sebesar Rp. 4.551.451, maka tahun 2024 UMK Tangsel menjadi Rp. 4.619.722,76.

Sedangkan, apabila diasumsikan kenaikan UMK Tangsel 2024 sebesar 2 persen atau Rp 91.029,02 dari UMK 2023, maka tahun 2024 UMK Tangsel menjadi Rp. 4.619.722,76.

Rapat Dewan Pengupahan Kota (DPKO) Tangsel tidak menemukan titik kesepakatan antara perwakilan serikat buruh dan perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Perwakilan serikat buruh menginginkan kenaikan UMK Tangsel 2024 sebesar 7,86 persen atau Rp. 357.744. Buruh beralasan, usulan kenaikan UMK 2024 sebesar 7,86 persen memiliki beberapa pertimbangan seperti angka pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi.

Sedangkan Apindo Tangsel mengusulkan kenaikan UMK Tangsel 2024 sebesar 2,62 persen berkisar Rp. 119.339.06. Usulan kenaikan itu diajukan Apindo mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 terkait pengupahan. (Jody).

No More Posts Available.

No more pages to load.