Todong dan Aniaya Korban dengan Senjata, 2 Pria Nyaris Diamuk Massa di Kemiri

oleh -602 Dilihat
oleh
Todong dan Aniaya Korban dengan Senjata, 2 Pria Nyaris Diamuk Massa di Kemiri

TANGERANG| Lensametro.com-, Dua pria berinisial BU (20) dan MY (18) harus berurusan dengan Polsek Mauk Polresta Tangerang Polda Banten. Pasalnya, BU, warga Desa Lontar, Kecamatan Kemiri dan MY, warga Desa Pamong, Kecamatan Kronjo, melakukan tindak pidana perampokan atau pencurian dengan kekerasan.

Korban dari aksi jahat itu adalah seorang pria berinisial DS (20), warga Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. DS yang tengah berboncengan motor dengan sang kekasih tiba-tiba dipepet para tersangka di Jalan Raya Kemiri, Desa Karang Anyar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Minggu (17/12/2023), sekitar jam setengah 2 dini hari.

“Para pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara meminta secara paksa uang dan handphone milik korban dengan mengancam senjata berbentuk pedang,” kata Kapolsek Mauk AKP Kudratullah, Selasa (19/12/2023).

Kata Kudratullah, karena korban enggan memberi uang dan ponsel, pelaku menganiaya korban dengan senjata dan pukulan tangan. Berdasarkan keterangan, saat itu jumlah pelaku sebanyak 5 orang menggunakan 2 motor.

“Saat kedua pelaku melakukan penganiayaan, 3 pelaku lain tetap di motor, mengamati situasi,” ucap Kudratullah.

Korban sempat melakukan perlawanan sehingga membuat kedua pelaku makin beringas. Namun tak selang lama, beberapa warga berdatangan membantu korban. Salah seorang pelaku langsung kabur, sedangkan 1 pelaku berhasil diamankan warga.

Unit Reskrim Polsek Mauk yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan. Polisi juga langsung mengejar tersangka lain. Tak lama, pelaku MY berhasil ditangkap.

“Dari hasil pemeriksaan, dari 5 orang pelaku, salah satunya adalah perempuan. Tujuan mereka melakukan aksi itu karena butuh uang untuk membeli minuman keras,” tandas Kudratullah.

Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan dan telah mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) untuk 3 pelaku lain. (Don).

No More Posts Available.

No more pages to load.