Tawuran Remaja di Tangerang, 1 Korban Kritis Kena Sabetan Sajam dan Siraman Air Keras

oleh -988 Dilihat
oleh
Tawuran Remaja di Tangerang, 1 Korban Kritis Kena Sabetan Sajam dan Siraman Air Keras

TANGERANG | Lensametro.com-, Sebanyak 6 dari 2 kelompok yang terlibat tawuran diamankan unit Reskrim Polsek Ciledug bersama dengan Tim Opsnal Jatanras Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (5/12/2023).

Peristiwa tawuran itu terjadi sehari sebelumnya sekitar jam setengah 3 dini hari di Perumahan Barata, Jalan Bangun Reksa, Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Aksi tawuran itu mengakibatkan 1 orang dari berinisial IEP (23) mengalami luka berat karena siraman air keras dan bacokan senjata tajam. Korban terluka bacok di bagian paha dan luka bakar di wajah. Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan medis

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, peristiwa tawuran itu sempat terekam kamera CCTV. Warga pun kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi.

“Para pelaku membawa kayu, batu, dan berbagai jenis senjata tajam, seperti celurit serta menggunakan air keras. Dua kelompok ini terlihat saling serang hingga masuk ke dalam permukiman warga,” kata Zain.

Polisi bertindak cepat menangani kasus itu. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya berhasil mengamankan 6 pelaku tawuran dari 2 kelompok.

Zain melanjutkan, kedua kelompok itu telah membuat janji tawuran melalui media sosial (medsos). Dari hasil pemeriksaan diketahui, dua kelompok itu adalah Kelompok dengan nama JAHA 71 melawan kelompok SBS.

“Mereka yang berhasil kita amankan adalah MA (17), RLY (15) dan MF (15) berstatus pelajar, lalu NAM (25), DE (24) dan MA (28) diduga pelaku pembacokan dan menyiram air keras dari pihak lawan,” ungkap Zain.

Selain menangkap 6 pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti sebilah sajam jenis celurit. Polisi masih terus melakukan pendalaman dan mencari barang bukti lain.

“Para pelaku tawuran ini dijerat Pasal 170 , 351, dan 358 KUHP penganiayaan secara bersama-sama akibatkan luka berat dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,” pungkas Zain. (Don).

No More Posts Available.

No more pages to load.