oleh

Kepala SMP se Kabupaten Tangerang Diminta Melek Soal Anti Korupsi

TANGERANG, LENSAMETRO.com- Salah satu menghindari korupsi adalah upaya pencegahan.

Diantaranya yakni dengan cara disiplin tertib administrasi pertanggungjawaban, melakukan transformasi kepada anak didik dalam indikator sikap, perilaku, dan kompetensi.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid di hadapan seluruh Kepala Sekolah SMP se Kabupaten Tangerang di acara Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi dan Saber Pungli pada satuan pendidikan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Jumat (18/9/2021).

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kasi Pengawasan Polres, Penyuluh KPK, Ketua MKKS, Ketua PGRI Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang beserta jajarannya dan para kepala sekolah serta para bendahara SMP se-Kabupaten Tangerang yang bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Jumat (17/09/2021).

Baca Juga ; Wakil Bupati Tangerang dan Pak Sekda Kompak di Rakernas Menkeu RI

Sekda menilai agenda ini merupakan bentuk kegiatan positif yang telah diinisiasikan oleh Kadis Pendidikan bersama dengan Inspektorat.

“Sosialisasi terkait pentingnya upaya pencegahan korupsi sedini mungkin, yang akhirnya mencetak generasi yang bebas korupsi,” ujar Sekda.

Lanjut pria yang akrab disapa Rudi Maesal ini mengaku apresiasi kepada seluruh kepala sekolah di Kabupaten Tangerang dalam dukungan dan berkontribusi kepada pemda dalam mendapatkan pengharagaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

“Sesuai dengan kebijakan pak bupati bahwa Inspektorat dan Dinas Pendidikan dapat melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah beserta gurunya, agar ke depannya lebih baik lagi,” ucapnya.

Baca Juga ; Nenek Pengumpul Sampah Plastik yang Sempat Tinggal di Pos Ronda Disambangi Pak Sekda di Jayanti

Sosialisasi tersebut sudah berlangsung sejak tanggal 1 September hingga saat ini.

“Saya harap para kepala sekolah dan para guru untuk bisa mentransformasikan kepada murid beserta perwakilan orang tua murid, ” tukasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Saifullah mengatakan kegiatan sosialisasi pencegahan anti korupsi sesuai dengan arahan dan peraturan bupati tentang pendidikan dan anti korupsi, agar bisa diterapkan di lingkungan sekolah.

Baca Juga ; Uji PTM Terbatas di Kabupaten Tangerang Sedang Berjalan, Siswa Dibagi 2 Shift

“Sosialisasi ini sebetulnya sudah berjalan dari tahun 2019,  dimana sosialisasi tersebut mengajak rekan jaksa, polisi dan guru. Kami sudah bagi-bagi dari 1.047 sekolah menjadi beberapa kelompok sebanyak 25 sekolah dengan perwakilan 2 orang,” ucap Syaiful lah. (joe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed