oleh

Aksi Kriminal Meningkat 52 Persen di Banten, Kabupaten Tangerang Paling Banyak 

BANTEN, LENSAMETRO.com- Gangguan Kamtibmas atau kejahatan meningkat di Provinsi Banten.

Hal itu berdasarkan hasil analisa dan evaluasi dari data yang bersumber dari Biroops Polda Banten pada Minggu ke-4, Senin, (27/9/2021).

Pada Minggu ke-3 September telah terjadi 33 kasus. Sedangkan pada minggu ke-4 September meningkat menjadi 50 kasus atau meningkat 52 persen.

Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Amiludin Roemtaat menjelaskan, kejadian tindak kejahatan tertinggi terjadi di wilayah hukum Polresta Tangerang yaitu 23 kasus.

“Untuk wilayah hukum Polresta Tangerang Polda Banten, terjadi peningkatan kejahatan sebanyak 11 kasus, dari sebelumnya 12 kasus menjadi 23 kasus,” ungkap Kombes Pol Amiludin Roemtaat.

Baca Juga ;Kriminalitas Naik 22 Persen di Banten, Tertinggi di Kabupaten Tangerang

Lanjutnya, selain Polresta Tangerang, peningkatan gangguan kamtibmas juga terjadi di Polres Cilegon sebanyak 10 kasus, dan Polres lebak 1 kasus.

Sementara, Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menjelaskan, selain Polres jajaran di atas, gangguan kamtibmas Polres lainnya mengalami penurunan tindak kejahatan.

“Untuk wilayah hukum Polres Serang Kota mengalami penurunan gangguan kamtibmas dari 4 kasus menjadi 3 kasus. Dan Polres Pandeglang turun 3 kasus, dari 4 kasus menjadi 1 kasus,” jelas Akbp Shinto Silitonga.

Sedangkan, trend kejahatan tetap didominasi oleh curat (pencurian dengan pemberatan) kemudian narkotika dan penganiayaan.

“Lakukan pengamanan mandiri atau swakarsa dengan mengaktifkan Pos Kamling di lingkungannya, untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, ” imbau Shinto. (ris/joe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed