BKKBN Ajak Generasi Milenial Terapkan Gaya Hidup Sehat

oleh

JAKARTA — Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN M Yani mengajak generasi milenial untuk melakukan gaya hidup sehat. Hal itu diungkapkannya saat digelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga Melalui Workshop Tentang kita dalam Giat Saka Kencana Tahun 2020 di Bakti Saka Kencana, Buperta Cibubur, Rabu, 30 Desember 2020.

Generasi milenial, kata dia, adalah generasi penerus yang sejak dini harus mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan.

“Pendekatan, strategi dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan BKKBN pun harus relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup Generasi Milenial dan Generasi Zilenial,” ungkapnya.

Program Ketahanam Remaja, kata dia, menjadi salah satu program yang dituntut untuk melakukan penyesuaian karena target group dari program ini adalah remaja yang tidak lain merupakan generasi Z.

“Program Ketahanan Remaja harus didesain dan dilaksanakan berdasarkan prinsip pelibatan remaja secara bermakna. Remaja harus benar-benar menjadi subjek, bukan hanya aksesoris, pelengkapan, dan objek sebuah program, Tetapi harus terlibat di setiap tahapan program : mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi,” paparnya.

Sementara Victor Parlimbong Sebagai Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN, menyampaikan bahwa keluaran (out put) dari program ini adalah kurikulum pelatihan dan perencanaan masa depan yang tersegmentasi, di antaranya:

1. Modul Berani untuk usia 10-14 tahun,
2. Modul Beraksi untuk usia 15-19 tahun,
3. Modul Berkreasi untuk usia 20-24 tahun.

“Tujuan workshop hari ini adalah menyosialisasikan dan mengimplementasikan salah satu modul materi segmentasi usia 15-19 tahun,” katanya.