oleh

Ribuan Buruh Blokade Jalan, Sejumlah Ruas Jalan di Kab. Tangerang Lumpuh Total!

Tangerang – Aksi unjuk rasa ribuan kaum buruh menolak penetapan UMK tahun 2022 menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di beberapa titik jalur arteri di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dari pantauan, kemacetan parah diantaranya terjadi di jalan raya Serang KM 14 Cikupa. Akses jalan tersebut lumpuh total akibat massa melakukan blokade jalan lebih dari 1 jam.

Akibatnya kemacetan panjang pun tak bisa dihindari. Kendaraan baik roda dua maupun roda empat menggular hingga 5 Kilometer.

“lebih dari satu jam saya kejebak macet. Tadi sempat disuruh masuk ke gerbang tol Cikupa lewat jalan alternatif tapi tetap kejebak sama demo buruh,” ucap Mahali salah seorang pengendara

Aksi blokade jalan juga dilakukan oleh para buruh di kawasan jalan raya Kedaton Cikupa, Kecamatan Cikupa.

Ribuan buruh dari berbagai aliansi itu menutup akses jalan dengan berorasi di tengah jalan. Para pengendara dari arah Cikupa menuju Pasar Kemis dan sebaliknya itu pun tak ada yang bisa melintas.

Beberapa pengendara memilih mencari jalan alternatif lain. Namun, tak sedikit kendaraan-kendaraan besar seperti tronton dan kontainer terjebak di tengah arus lalu lintas yang lumpuh total.

“Parah mas sudah hampir dua jam gak bisa kemana-mana. Terjebak di sini karena akses jalan sudah ditutup. Gak ada pilihan lain selain nungguin sampai massa bubar,” keluh Asmawi salah seorang supir tronton

Meski begitu, aksi unjuk rasa para buruh tersebut berjalan kondusif. Walau mendapat keluhan dari para pengguna jalan namun aksi unras retap berjalan dengan aman.

Sebelumnya diberitakan, lebih dari lima ribu buruh dari wilayah Tangerang Raya kembali menggelar aksi unjuk rasa . Ribuan buruh turun ke jalan untuk menolak Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten mengenai UMK 2022, pada Senin 6 Desember 2021.

Para pekerja yang berasal dari berbagai aliansi buruh itu berkumpul di dua lokasi yakni di kawasan industri Cikupa Mas dan Citra Raya. (Khi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed