oleh

Lapor Pak Gubernur, Kawasan Pantai Anyer-Carita Membludak

BANTEN, LENSAMETRO.com- Lebaran hari ke tiga di objek wisata pantai di wilayah Provinsi Banten membludak.

Salah satu tempat wisata yang dipenuhi pengunjung yakni di kawasan pantai Anyer Kabupaten Serang dan Carita Kabupaten Pandeglang.

Membludaknya tempat wisata di Pantai Anyer dan Carita membuat kemacetan. panjang. Baik di jalan alteri maupun jalan alternatif seperti di Palima dan Cinangka menuju Pantai Anyer, Kabupaten Serang.

Wakapolda Banten Brigjen Pol. Ery Nursatari memastikan tempat wisata di Banten terlarang bagi warga Jakarta.

Ia menegaskan supaya wisatawan tidak memaksa masuk karena akan diputar balik petugas di pos penyekatan.

Baca Juga ; Waspada Klaster Pantai, Bupati Tangerang Bubarkan Kerumunan Wisatawan di Tanjung Pasir

“Karena untuk lokal saja sudah seperti ini (membludak), apalagi dengan kawan-kawan yang dari luar masuk ke sini (Pandeglang). Banyak kawan-kawan yang dari jakarta meminta untuk masuk ke sini, tapi saya bilang tidak bisa,” ujar  Ery Nursatari kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021).

Ery mengatakan, jalur wisata pantai terpantau macet akibat melonjaknya jumlah volume kendaraan.

Sehingga ia mengimbau agar wisatawan dari Jakarta tidak memaksa liburan ke Banten untuk mencegah adanqya kenaikan kasus corona.

Baca Juga ; Imbau Pengunjung Taati Prokes, Sekda Bajak Pusat Informasi Mall Ciputra Citra Raya

“Yang kita perhatikan adalah masalah protokol kesehatan karena cukup padat. Kita berdoa semoga tidak menambah kasus terkonfirmasi positif COVID-19,” imbuhnya.

Sementara untuk antisipasi arus semakin macet parah, Polda Banten sudah mengintruksikan anggota di lapangan supaya memberlakukan sejumlah keputusan yang bersifat diskresi.

Mulai dari buka tutup jalan hingga memberlakukan satu arah jika memang terpaksa harus dilakukan.

Perlu diketahui, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) berbasis mikro masih berlangsung di Provinsi Banten.

Gubernur Banten menetapkan PPKM mikro sampai 18 Mei 2021 mendatang. (anw/joe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed