KELAPA DUA, LENSAMETRO.COM — Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail mengapresiasi gelaran even internasional Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (Pamsea) Network of Local Government (PNLG) di Kabupaten Tangerang yang diikuti 52 pemerintah daerah dari 12 negara. Yakni, Indonesia, Kamboja, Thailand, Filipina, Timor Leste, China, Vietnam, Korea Selatan, Jepang dan Malaysia.

“Ini sesuatu yang positif dan apresiasi buat Pemkab Tangerang karena disamping kita bangga dengan bupati kita menjadi wakil presiden Pamsea. Kemudian tuan rumah gelaran Pamsea tahun ini. Maka Ini adalah salah satu kembangggan kita terutama masyarakat kabupaten Tangerang,” jelasnya kepada awak media, Rabu (26/10).

Kholid berharap, Pamsea bukan sebatas hanya seremoni. Namun, ada program berkelanjutan terutama perekonomian masyarakat. “Harapannya Pamsea ini berkelanjutan, karena pertama mengambil dari sikap bagaimana konsistensi dalam rangka penataan lingkungan, khususnya di pesisir. Penanganan sampah juga terstruktur, lingkungan hidup juga terstruktur dan memang ini salah satu agenda yang pas buat kita,” jelasnya.

Lanjut Kholid, pada era sekarang kesadaran tentang lingkungan hidup berkurang dari masyarakat berkurang. Kata dia, kemudian kesadaran masyarakat terkait penanganan sampah dinilai mulai menurun.

“Spot yang sudah kita jadikan pilot projek seperti di Ketapang itu menjadi salah satu program unggulan kabupaten Tangerang yaitu gerbang mapan. Di mana Ketapang salah satu percontohan dalam rangka penanganan pesisir baik sisi permukiman, penanganan sampah, lingkungan hidup , ini semua ada dstu, semua terintegrasi. Mudah-mudahan ini akan tumbuh lagi gerbang mapan lain di sepanjang pesisir pantai utara yang di miliki oleh kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Net)